Selasa, 23 Oktober 2012

Awas awasss awasss
aaaaaaaaaaaa
krekek krekek kreeeeeeeeekkkkk gubraaaaakkkkkkkkkk

pohon yang terlihat kokoh itupun tumbang begitu saja,,,
selalu mendapatkan ending yang berharga, pengalaman yang takan terlupakan  suasana mencekam, jeritan yang sangat histeriss itu, wajah-wajah panik, jarak pandang yang tertutup oleh kabut tebal dan menutupi seluruh jalan di hutan itu...
bagi ku itu pengalaman yang sangat menakjubkan the amazing experience for me.

tak ada penyesalan dari pertama mengadakan acara camping untuk ta'aruf bersama anak sastra indonesia Universitas Pamulang dibulan bahasa pula ( OCTOBER ).

untuk sampai ketempat dimana kita akan akan mendirikan tenda ,pertama datang sudah disambut dengan pendakian jalan yang cukup terjal dan pastinya membuat kita semua lelahh, tapi semangat kita tak padam,,,
setelah sampai di'puncaknya kita langsung diajarkan bagaimana cara mendirikan tenda yang benar ada rumusnya juga ternyata yaitu 3a dan 1h alias avatar...

malemnya yang lebih seru lagi dimana kita akan menunjukan apresiasi sastra setiap kelompok wajib menampilkan apresiasi kita dari puisi, drama, dan yel-yel, ada kelompok yang menampilkan drama tentang tema single parent, bawang merah bawang putih versi the jills, dan kelompok saya menampilkan bagaiman saat siswa yang malas menghadapi UAN. yang lebih seru lagi penampilan dari para panitia, hebaatt tanpa skenario yang dibuat-buat mereka berhasil mengocok perut seluruh peserta camping termasuk saya tentunya.

paginya kita tracking dari puncak bumi perkemanhan gunung bunder menuju curug cihurang, pastinya dengan track yang tidak mudah untuk dilalui, dan disana kita juga dapet tantangn dari para panitia, serruuuu walaupun sebenarnya sangat lelahh, ada games perahu bocor, merayap di'lumpur dan menuruni tebing yang lumayan terjallaah dengan seutas tapi tanpa pengaman.

setelah semua kelompok sampai di'curug cihurang disinilahh kita semua menyatu antara panitia dan peserta, setelah puas main dan mandi di'curug cihurang kita balik ke'camp dengan jalan kaki tentunya, lagi-lagi nmendaki tanjatan yang terjal buat sampe ke'tenda masing-masing, lumayan lama kita berleha-leha saling berbagi pengalaman sama setiap kelompok, habis itu kumpul, terus makan sore, niatnya mau beresin tenda eehh ternyata hujan semua kelompok masuk ke'tenda masing-masing, ternyata hujannya cukup lebat sampe tenda kami semua bocor and kebanjiran, kita pun ngungsi di tenda yang kita gunakan sebagai dapur, semua'nya sibuk kecuali kelompok hitam yang tetap berada di'tendanya karena semua personil hitam cwo semua. ngga lama hujan pun berhenti kami langsung bergegas membongkar tenda ternyata ngga sampe situ aja halangan buat kita turun kebawah ternyata kabut tebal turun dari puncak gunung dan menutupi semua pandangan kita, ada yang ngga kuat ngeliat kejadian alam kaya gini sampe dia pingsan, lalu kita mencoba untuk turun terlebih dahulu cwe pastinya tapi saya and dina anak sastra semester satu masih merapihkan tenda, tak lama saya mendengar teriakan seseorang AWASS AWAASSS AAWWAASS beberapa orang teriak termasuk saya, kreekeek kreekeeekk GUBRAAAAAkkkkkkk poon yang terlihat kokoh itupun tumbang tepat didepan mata kita walaupun terhalang oleh kabut yang sangat tebal, kejadian pohon tumbang ini membuat salah seorang dari kita terik histeris dan kehilangan kesadarannya.

kami tidak membuang waktu semua peserta turun tanpa  menghiraukan semua barang bawaan kita, tenda, tas, handpone, baju semuanya ditinggal diatas, dan kami mengungsi ke'kantor taman nasional gunung salak halimun yang lumayan jauhh dari tempat kita mendirikan tenda, disana kami berusaha menyadarkan beberapa orang yang pingsan, setelah mereka sadar panitia laki-laki pun bergegas naik lagi ketempam camp untuk merapihkan tenda dan membawa semua barang yang kita tinggal. sangat khawatir memang tapi sangat disukuri, tidak terjadi apa-apa mereka semua selamat begitu juga dengan barang bawaan kita.


semuanya merupakan THE AMAZING EXPERIENCE FOR ME.
bersama : Deden Hidayat, Tama Pratama, Yusuf Rendi, Narone Cahrimba, Hendri, Muhammad Faqih, Roumant Sanggeni, Fadil Lorenzo, Agus, Yudis, Friyan Syah, Kocil, Pusho, Mugi Nur Asia, Tini midodareni, Asnuriati, Gina Maria Diarsana, Marantika Aghi, mba'Tia, Dina, Falma dan saya sendiri tentunya.